Jalan- jalan semakin macet karena hiruk-pikuknya kenderaan lalu-lalang, Mall-Mall, pasar-pasar ramai berjubel dan padat. Orang-orang semua sibuk mempersiapkan segala sesuatu untuk menyambut kehadiran hari Raya yang selalu dinanti-nantikan setiap tahunnya.
Orang-orang bergembira, berbelanja pakaian baru, sepatu baik anak-anak, bapak-bapak dan ibu-ibu, apalagi para remajanya. Para ibu, selain berbelanja pakaian juga berbelanja kue-kue dan ketupat serta sayur daging dll untuk temannya ketupat. Bocah-bocah berlari kian kemari dengan riangnya sambil sesekali bergelayut ketangan bapak atau ibunya.
Suasana hari-hari terahir bulan Romadhon memang penuh hiruk pikuk dan riang gembira, juga dimushola-muishola dan masjid-masjid, orang-orang mulai keluar masuk masjid dan mushola menyerahkan zakat fitrah, zakat mal ke panitia zakat atau Amil.
Ada juga orang-orang yang berwajah kuyu berwajah mengenaskan yg mengantri zakat uang yg tidak seberapa jumlahnya atau bahan pangan ala kadarnya, berjubel mereka dipanas terik matahari musim kemarau, tidak sedikit diantara merka yang ahirnya jatuh pingsan, sungguh suatu pemandangan yang mengenaskan.
Ada juga orang-orang, dirumah-rumah, dipojok-pojok jalan yang menahan keperihan hati disebabkan ketiadaan materi, ketiadaan perhatian dan kasih sayang dari keluarga mereka. Orang-orang terdekat, orang-orang terkasih mereka pergi meninggalkan mereka...!
Ada orang-orang yang menangis menyaksikan hiruk-pikuknya orang orang menyambut lebaran dengan segala keriangan
Ada orang-orang yang menangis karena mencari...kemana isteri/suami dan anak-anak mereka perginya, ketika orang-orang justeru berkumpul dengan keluarga mereka
Ada orang-orang yang menangis karena terhinakan, terpinggirkan
Ada orang-orang yang menangisi kepergian cintanya yang tulus
Ada orang-orang yang menangis karena tidak punya apa-apa
Baik materi, keluarga dan juga
C i n ta......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar