Sabtu, 17 Maret 2012
Catatan Kecil Hari ini
Hari ini tanggal 18 Maret 2012 berarti 14 hari lagi atau dua minggu kedepan adalah taanggal 1 bulan April.
Usia pernikahanku genap 28 tahun. Seharusnya aku isteri dan anak2ku bergembira menyambut hari ulang tahun perkawinanku yang sudah cukup panjang ini.
Kumulai membina hidup dengan niat, kemauan dan cinta yang tulus, meniti jalan penghidupan berdua, membina sebuah rumah tangga bahagia sesuai dengan koridor syariat Islam agar mendapatkan ridho dari Allah swt.
Ombak, pulau2 karang dan badai selalu mengintai untuk meneggelamkan bahtera kami, tapi syukur, alhamdulillah dengan kearifan juru mudi yang aku mampu lakukan semuanya berjalan lancar.
Anak2 tumbuh berkembang dari seorang bayi mungil menjadi manusia dewasa. Aku tempa, aku didik mereka dengan arif walau dalam kesederhanaan penghidupan. Kini mereka sudah dewasa dan menjalani kehidupan mereka masing.2
Putri sulungku sudah menikah dan memiliki serang anak yang lucu dan menggemaskan, betapa bahagianya aku. Anak lelakiku sudah meyelesaikan Strata 1 nya dan bekerja disebuah stasiun televisi swasta di Jakarta
Sedangkan putri bungsuku sekarang sedang menempuh pendidikannya di sebuah universitas ternama di kota Bandung.
Rumah "kecil" yg ideal dan cukup untuk kami sekeluarga menjadi surga bagi kami. Tempat kami berkumpul, bercengkerama, berbagi kebahagiaan dan kasih sayang. Maha Suci Allah dengan Segala KebesaranNya.
Di penghujung Juni 2011, tiba-tiba angin berhembus kencang, langit mendadak kelam, badai menghantam dengan dahsyatnya......rumah idamanku porak-poranda,. dihempas badai yang berkepanjangan seakan tak akan pernah reda lagi hingga hari ini. Aku berjuang,berupaya, berdo'a untuk menyelamatkan rumah idamanku. Mengumpulkan serpihan demi serpihan agar rumah ini bisa kuhuni lagi. Seorang diri aku berjuang, berusaha sekuat tenaga namun tak berguna.......!
Hancur sudah rumah idaman yang aku bangun bata demi bata selama 28 tahun.
Badai terus bergerak, bergejolak coba menghancurkan segalanya, aku terus berjuang keras untuk dapat bertahan hidup, walau aku sendirian....!
Aku tak tau apakah esok dan hari-hari mendatang badai ini akan terus mengganas atau menjadi reda?
Aku hanya berharap dalam do'a-do'a malamku agar aku diberinya kekuatan, kesehatan phisik maupun mental, lebih-lebih lagi keimanan.
Demikian catatan kecilku hari ini, semoga ada manfaat bagi mereka yg sempat membacanya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar