Sabtu, 17 Maret 2012

The day when I was born

Untuk ibuku di alam sana.
Saat aku dilahirkan kedunia ini, engkau begitu menderitanya menghadapi kelahiran itu, tenaga peluh dan darah
mengalir deras, sementara ayah menanti dengan gelisah.
Aku dilahirkan dengan tangisan bayi yg tak mengerti apa-apa tentang kehidupan di dunia ini, begitu lemah dan bodohnya. Nasibku ditangan ibuku.
Insting keibuanlah yang mampu menumbuh besarkan aku dalam kasih sayang ibu. Peluk dan cium seorang ibu, dekapan kasih sayang dalam kehangatan.
Waktu terus berjalan sesuai dengan fitrah Sang Maha Kreator, aku tumbuh kembang menjadi seorang manusia dewasa dan.....ibukupun kembali keharibaannya.
Ketika dilahirkan, aku tak tahu, tak mengerti akan arti perjalanan hidup, sampai kapan aku akan menjalani kehidupan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar